PartS LED . LCD

cari artikel disini

Tampilkan postingan dengan label Bencana alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bencana alam. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Maret 2015

Berbagai Penampakan Rumah Rata dengan Tanah Akibat Longsor di Sukabumi

 Berbagai Penampakan Rumah Rata dengan Tanah Akibat Longsor di Sukabumi

Sukabumi - Hujan deras mengakibatkan longsor di Desa Tegal Panjang, Kecamatan Cireunghas, Sukabumi, Jawa Barat. Belasan rumah tertimbun dan hingga siang ini 6 orang ditemukan tewas. Berikut foto-foto lokasi kejadian.

Longsor terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, Sabtu (28/3). Menurut saksi mata, Rudi (21), sebelumnya terdengar suara gemuruh beberapa kali. Kemudian, ada suara rintihan minta tolong. Tak berapa lama, suara kentongan terdengar bertalu-talu.

"Biasanya terang, malam itu lokasi (longsor) gelap gulita," kata Rudi yang rumahnya berjarak 100 meter dari lokasi longsor.

Minggu (29/3/2015), tanah liat berwarna cokelat dan genangan air masih terlihat jelas di lokasi longsor. Dahan dan dedaunan berserakan. Lokasi sudah dipasangi garis polisi untuk mencegah warga berkerumun dan mengganggu proses evakuasi.

Sejumlah warga dibantu anggota TNI, polisi, SAR, dan BPBD bahu-membahu mencari korban dengan menggunakan peralatan seadanya. Hingga saat ini
dilaporkan 4 korban masih dicari.
Pada pukul 13.15 WIB, BNPB merilis nama 6 warga yang telah ditemukan tewas akibat tertimbun longsoran. Mereka adalah adalah Maya (13), Aisyah (50), Opan Shofardi (50), Dede (40), Elsa (15) dan Egi (6). Di sisi lain, ratusan warga sekitar
mengungsi akibat kejadian tersebut.sumber ; news.detik.com/
Lanjutkan untuk membaca" - Berbagai Penampakan Rumah Rata dengan Tanah Akibat Longsor di Sukabumi

Semua Korban Tewas Longsor Sukabumi Ditemukan, Total 12 Orang

 Semua Korban Tewas Longsor Sukabumi Ditemukan, Total 12 Orang

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan seluruh korban tewas akibat longsor di Sukabumi, Jawa Barat, sudah ditemukan. Ada 12 orang tewas yang ditemukan.

"Update longsor Sukabumi pukul 17.32 WIB, semua korban yang tertimbun longsor sudah ditemukan semua. Jumlah korban 12 jiwa meninggal dunia," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/3/2015).

Ke-12 korban tewas yang ditemukan akibat longsor di Kampung Cimerak, Desa Tegal Panjang, Cireunghas, adalah Maya (13), Aisyah (50), Sopardi panggilan Opan (56), Dede (40), Elsa (15), Egi (6), Jamilah/Nyinyin (37), Lisdiawati (4), Lilis (36), Abdul Muti (42), Aldi (12) dan Deni (40).

Sebanyak 290 orang saat ini mengungsi ke balai desa, tenda pengungsi dan ke tempat kerabatnya. Sementara tim gabungan termasuk alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor.

http://wap4dollar.com/ad/pops/?id=xq5xholx70Bencana longsor ini disebabkan hujan deras pada Sabtu (28/3) sehingga air dari Gunung Merak melimpah ke perkampungan. "Tebing setinggi 20 meter dengan panjang sekitar 200 meter longsor menutup akses jalan Sukalarang - Cireungas," sambung Sutopo. sumber; news.detik.com/

Lanjutkan untuk membaca" - Semua Korban Tewas Longsor Sukabumi Ditemukan, Total 12 Orang

Rabu, 06 Juni 2012

Supermoon, Awan Aneh, Gempa Saling Terkait?

Peristiwa astronomi itu menyebabkan pergerakan lempeng Bumi yang memicu lindu. 

Banyak yang meyakini Supermoon dan gempa saling berkaitan (REUTERS/Darryl Webb)

- Senin 4 Juni 2012 pukul 18.18 WIB, gempa dengan kekuatan 6,1 skala Richter mengguncang Sukabumi, Jawa Barat. Tepat di malam terjadinya gerhana bulan "supermoon" - saat satelit Bumi itu berada dalam jarak terdekatnya.

Masyarakat lantas mengaitkan antara supermoon dan gempa. Bahwa peristiwa astronomi itu menyebabkan pergerakan lempeng Bumi yang memicu lindu.

Yang lain bahkan mengaitkannya fenomena awan tegak lurus di Kota Padang, Sumatera Barat, Senin siang. Menganggapnya sebagai pertanda bencana, terutama gempa Bumi.
Ada lagi spekulasi yang menghubung-hubungkan lindu dahsyat 7,6 SR Padang pada Rabu sore 30 September 2009, yang sebelumnya didahului gempa Sukabumi 2 September 2009 dengan kekuatan 7,3 SR. Pertanyaan yang menyeruak, apakah berikutnya Padang yang akan digoyang lindu paska kemarin?

Ahli Paleotsunami Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Eko Yulianto  mengatakan, hubungan antara supermoon dengan terjadinya gempa masih spekulatif.  "Belum ada pola yang bisa dijadikan patokan," kata dia kepada VIVAnews.com, Senin 4 Juni 2012 malam.

Dia menceritakan, analisa pengaruh daya tarik bulan dan gempa bumi sudah lama diteliti para ahli. "Sejak tahun 1960-an, USGS sudah mengkajinya. Belum bisa ditemukan pola hubungan dengan hubungan pasti," tambah dia.

Meski ada sejumlah ahli yang berusaha mengaitkannya, polanya tidak ketemu. Apalagi," banyak peristiwa gempa tidak terjadi di bulan purnama," tambah Eko.

Demikian pula dengan awan tegak lurus yang diduga pertanda gempa, sama spekulatifnya. "Bentuk tegak lurus tergantung posisi awan, dan posisi yang melihatnya," kata dia.

Eko juga tak sepakat dengan anggapan bahwa gempa Sukabumi akan "menular" ke Padang, seperti yang terjadi pada tahun 2009 lalu. "Letaknya jauh. Banyak juga gempa Sukabumi yang tak disusul gempa di Padang. Ini juga spekulatif," kata dia.

Daripada sibuk main tebak-tebakan, Eko mengimbau masyarakat Indonesia untuk bersiap menghadapi bencana. Sebab, nusantara sejatinya berada di lingkaran "cincin api" atau "ring of fire" yang rawan gempa. "Lebih baik bersiap menghadapi gempa karena itu lebih sering terjadi. Kalau masyarakat pesisir, selain gempa juga harus bersiap menghadapi tsunami," kata dia. Tak ada yang bisa menebak, kapan guncangan akan terjadi.

Salah satu cara adalah memastikan bangunan tahan menghadapi guncangan lindu. "Kami juga mendorong pemerintah untuk mengkampanyekan pembuatan ruang panik," kata dia.

Ruang panik tak melulu harus membangun rumah baru yang kuat atau merenovasi rumah dengan biaya mahal. Panic room bisa berupa ruangan khusus atau kamar yang sengaja diperkuat. "Atau mebel seperti tepat tidur yang kuat untuk berlindung saat terjadi gempa," kata dia.

Sementara, Profesor Riset Astronomi Astrofisika Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin mengatakan, bulan purnama bukan penyebab tapi bisa jadi pemicu gempa.

Versi USGS
Dugaan supermoon memicu gempa Bumi bukan hanya milik orang Indonesia, tapi pertanyan warga dunia.

Entah berkaitan atau tidak, sejumlah gempa besar terjadi berdekatan dengan fenomena supermoon. Salah satunya gempa dan tsunami dahsyat Jepang, 11 Maret 2011 -- terjadi 8 hari sebelum supermoon 19 Maret 2011.

Tak hanya itu, tsunami Aceh 2004 yang merenggut lebih dari 200 ribu nyawa terjadi dua minggu sebelum supermoon 2005. Begitu juga dengan bencana angin siklon Tracy yang menyapu Darwin Australia di tahun 1974.

Pertanyaan sama dilayangkan berkali-kali ke Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS). Peneliti geofisika USGS, Malcom Johnston mengatakan, menuding bulan sebagai penyebab gempa bukan ide baru.

"Gagasan mengaitkan bencana alam pada fase bulan sudah dilakukan sejak zaman Yunani. Sudah ditanyakan sejak ratusan tahun lalu," kata dia seperti dimuat situs sains Discovery.

Sementara, ahli geologi USGS, Bill Burton mengatakan, ada banyak faktor yang mempengaruhi aktivitas seismik. Juga, "ada perbedaan aktivitas tektonik selama fase bulan yang berbeda."

Meski mengakui, pasang surut laut bisa menimbulkan efek kecil pada aktivitas tektonik, namun apakah itu bisa menyebabkan gempa, apalagi dengan kekuatan dahsyat, masih jadi perdebatan. "Beberapa gempa kecil yang dangkal mungkin bisa terjadi saat purnama atau supermoon." Peningkatan tekanan air yang disebabkan oleh fase lunar dapat menyebabkan tremor yang sangat kecil."

"Mungkin ada sedikit dorongan yang mengakibatkan lempeng tektonik menyelinap," timpal Johnston. "Namun, secara keseluruhan, efeknya bisa diabaikan. Kecuali jika mengambil kesimpulan berdasarkan sepuluh ribu data gempa bumi, Anda dapat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara gempa dan pergerakan bulan. Tapi kalau hanya berdasarkan satu gempa saja, jangan."
Sementara soal awan aneh yang diduga pertanda gempa, situs USGS menyebut, pada abad ke-4 Sebelum Masehi, Aristoteles mengajukan teori bahwa gempa disebabkan angin yang terperangkap di gua-gua di bawah tanah.

Pergerakan angin yang mendorong atap gua diyakini menyebabkan gempa kecil, sementara gempa besar diakibatkan udara pecah di permukaan tanah. Teori ini jadi dasar bagi teori cuaca gempa, di mana diyakini cuaca akan panas dan tenang sebelum gempa terjadi. Atau lindu dipercaya akan didahului angin kencang, bola api, dan meteor.

Teori yang lebih modern mengaitkan formasi awan tertentu sebagai pertanda gempa. Ide yang ditolak sebagian besar geolog.
sumber:VIVAnews

 

Lanjutkan untuk membaca" - Supermoon, Awan Aneh, Gempa Saling Terkait?

Awan Aneh Pertanda Gempa Muncul di Langit?

Sebuah riset soal gempa Jepang memastikan ada yang berubah di atmosfer Jepang.

Awan aneh yang terlihat sebelum gempa di Kobe tahun 1995 (flickrs.com)

Empat fenomena alam terjadi dalam kurun 24 jam sehingga memunculkan spekulasi mereka saling berkaitan. Fenomena pertama, awan tegak lurus siang hari di Kota Padang; kedua, gempa bumi berpusat di lepas pantai Sukabumi pukul 18.18; ketiga, bulan purnama; dan keempat, pagi ini, di Kota Yogyakarta, muncul fenomena bak awan terbelah.

Apakah keempatnya berkaitan?

Ahli Paleotsunami Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Eko Yulianto, mengatakan, hubungan antara supermoon dengan gempa masih spekulatif.  "Belum ada pola yang bisa dijadikan patokan," kata dia kepada VIVAnews, Senin 4 Juni 2012 malam.

Dia menceritakan, analisa pengaruh daya tarik bulan dan gempa bumi sudah lama diteliti para ahli. "Sejak tahun 1960-an, USGS sudah mengkajinya. Belum bisa ditemukan pola hubungan dengan hubungan pasti," ujar dia.

Demikian pula dengan awan tegak lurus yang diduga pertanda gempa, sama spekulatifnya. "Bentuk tegak lurus tergantung posisi awan, dan posisi yang melihatnya," kata dia.

Sementara, Profesor Riset Astronomi Astrofisika Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin, mengatakan, bulan purnama bukan penyebab tapi bisa jadi pemicu gempa.
Pendapat USGS

Sementara, ahli geologi USGS, Bill Burton mengatakan, ada banyak faktor yang mempengaruhi aktivitas seismik. Juga, "ada perbedaan aktivitas tektonik selama fase bulan yang berbeda."

Meski mengakui, pasang surut laut bisa menimbulkan efek kecil pada aktivitas tektonik, namun apakah itu bisa menyebabkan gempa, apalagi dengan kekuatan dahsyat, masih jadi perdebatan. "Beberapa gempa kecil yang dangkal mungkin bisa terjadi saat purnama atau supermoon." Peningkatan tekanan air yang disebabkan oleh fase lunar dapat menyebabkan tremor yang sangat kecil."

"Mungkin ada sedikit dorongan yang mengakibatkan lempeng tektonik menyelinap," timpal Johnston. "Namun, secara keseluruhan, efeknya bisa diabaikan. Kecuali jika mengambil kesimpulan berdasarkan sepuluh ribu data gempa bumi, Anda dapat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara gempa dan pergerakan bulan. Tapi kalau hanya berdasarkan satu gempa saja, jangan."

Sementara soal awan aneh yang diduga pertanda gempa, situs USGS menyebut, pada abad ke-4 sebelum Masehi, Aristoteles mengajukan teori bahwa gempa disebabkan angin yang terperangkap di gua-gua di bawah tanah.

Pergerakan angin yang mendorong atap gua diyakini menyebabkan gempa kecil, sementara gempa besar diakibatkan udara pecah di permukaan tanah. Teori ini jadi dasar bagi teori cuaca gempa, di mana diyakini cuaca akan panas dan tenang sebelum gempa terjadi.

Teori yang lebih modern mengaitkan formasi awan tertentu sebagai pertanda gempa. Ide yang ditolak sebagian besar geolog.

Temuan di Jepang

Gempa 9,0 skala Richter dan tsunami yang menerjang Jepang Jumat, 11 Maret 2011, menjadi inspirasi para ilmuwan untuk menemukan sistem peringatan dini bencana yang lebih akurat. Salah satu isu besar adalah benarkah langit memberikan pertanda sebelum malapetaka datang?

Seperti dimuat Daily Mail, para ilmuwan dari University of Illinois menangkap pertanda atmosfer terkait tsunami Jepang berupa pijaran udara (airglow) yang ditangkap sebuah observatorium di Pulau Hawaii. Gambaran tersebut ditemukan pada ketinggian 250 kilometer di atas permukaan Bumi, sekitar satu jam sebelum gelombang air raksasa menghantam perairan Jepang.  Pijaran udara adalah lapisan kehijauan yang ditemukan saat kombinasi molekul dipisahkan oleh cahaya matahari.

Penemuan, yang dilaporkan dalam jurnal Geophysical Research Letters, juga menegaskan teori yang dikembangkan pada tahun 1970-an. Studi-studi ini menunjukkan bahwa tsunami bisa diobservasi dari bagian atas atmosfer, namun sampai saat ini baru bisa didemonstrasikan menggunakan sinyal radio.

Studi ini fokus pada fakta bahwa tsunami menghasilkan gelombang gravitasi atmosfer saat ombak melaju melintasi lautan. Gelombang-gelombang tsunami memiliki potensi untuk meregang beberapa kilometer ke langit dan menyebabkan perubahan yang dapat dicitrakan karena penurunan densitas udara.

Tim University of Illinois dipimpin oleh Jonathan Makela, seorang profesor teknik listrik dan komputer, membuat gambaran tersebut.  Setelah itu, Makela, bersama mahasiswa pascasarjana Thomas Gehrels, bergabung dengan tim di Prancis dan Brasil di New York University untuk melakukan analisis rinci gambaran tersebut.

Sebelumnya, profesor ilmu bumi dari Chapman University di California, Dimitar Ouzounov, mengatakan bahwa ada keanehan di langit Jepang sebelum tsunami. Atmosfer di atas episentrum gempa Jepang mengalami perubahan tak biasa dalam beberapa hari menjelang bencana.

Pendapatnya itu didasari penelitian terhadap data satelit terkait gempa yang mengguncang Jepang pada 11 Maret 2011: ada anomali atmosfer di atas episentrum gempa Jepang beberapa hari menjelang bencana.

Sebelum gempa bumi terjadi, patahan yang tertekan akan mengeluarkan lebih banyak gas, khususnya gas radon yang tidak berwarna dan tak berbau. Setelah berada di ionosfer, gas radon melepaskan molekul udara elektronnya, memisahkan partikel bermuatan negatif (elektron bebas) dan partikel bermuatan positif. Partikel-partikel bermuatan yang juga disebut ion, lantas menarik air dalam proses melepaskan panas. Dan, para ilmuwan bisa mendeteksi panas ini dalam bentuk radiasi inframerah.

Menggunakan data satelit, Ouzounov dan para koleganya mengawasi perubahan atmosfer yang terjadi beberapa hari sebelum gempa Jepang. Mereka menemukan, konsentrasi elektron dalam ionosfer meningkat, demikian juga dengan radiasi inframerah. Pada 8 Maret 2011, tiga hari sebelum gempa, adalah saat yang paling anomali.

Para peneliti juga telah mengumpulkan data lebih dari 100 gempa di Asia dan Taiwan. Menurut Ouzounov, mereka menemukan korelasi yang sama untuk gempa yang magnitudenya lebih besar dari 5,5 skala Richter dengan kedalaman kurang dari 50 kilometer. Tim saat ini sedang berusaha melibatkan para ahli gempa Jepang dan seluruh dunia dalam sebuah misi ambisius: pemantauan atmosfer internasional sebagai upaya mitigasi gempa. (umi)
sumber:VIVAnews -

 

Lanjutkan untuk membaca" - Awan Aneh Pertanda Gempa Muncul di Langit?

Kamis, 12 April 2012

Tim SAR Masih Cari Korban Banjir di Pelabuhan Ratu

Ilustrasi banjir

SUKABUMI, - Hingga Rabu (11/4/2012) siang ini, tim SAR masih mencari kemungkinan adanya korban anak yang hanyut terseret banjir bandang yang menerjang dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi yang terjadi Selasa (10/4/2012) malam.
"Informasi dari warga menyatakan ada anak yang terseret arus banjir bandang, meskipun kami belum menerima laporan dari keluarga yang kehilangan. Untuk memastikannya kami lakukan penyisiran di Sungai Cipalabuhanratu dan sekitar dermaga," kata Ketua Forum Kordinasi Search and Rescue Kabupaten Sukabumi Okih Fajri.
Banjir bandang itu terjadi setelah hujan deras selama sekitar satu jam, pukul 17.30. Air dari Sungai Cipalabuhanratu meluap hingga melintasi area dermaga. Di lokasi tersebut sedang digelar pasar malam memeringati Hari Nelayan ke-52.
Akibatnya, puluhan lapak pedagang yang ikut pasar malam terseret arus banjir bandang. Tak kurang dari lima sepeda motor disebutkan sempat terbawa hingga perairan.
sumber:KOMPAS.com
Lanjutkan untuk membaca" - Tim SAR Masih Cari Korban Banjir di Pelabuhan Ratu

BMKG: Gempa Masih Terus Terjadi di Aceh


Nasional / Rabu, 11 April 2012 23:20 WIB

Metrotvnews.com, Bandarlampung: Gempa bumi tektonik yang terjadi di sekitar perairan laut wilayah Provinsi Aceh masih terus berlangsung hingga Rabu (11/4) malam ini.

Kepala Stasiun Geofisika Kotabumi di Lampung, Chrismanto, membenarkan masih terjadi beberapa kali gempa susulan dengan kekuatan (magnitude) berbeda di seputaran wilayah perairan Aceh tersebut setelah gempa pada Rabu sore.

BMKG melaporkan adanya gempa berkekuatan 5,0 skala Richter (SR) pukul 21.48.58 WIB. Gempa berlokasi di 1,88 derajat Lintang Utara (LU) dan 93,87 derajat Bujur Timur (BT), sekitar 260 km barat daya Kabupaten Simeulue, Aceh, dengan kedalaman 10 km.

Sebelumnya, pukul 19.22.13 WIB juga terjadi gempa susulan berkekuatan 5,2 SR. Gempa berlokasi 3,58 derajat LU dan 93,91 derajat BT, 237 km barat daya Kabupaten Aceh Jaya, Aceh, dengan kedalaman hanya 5 km.

Beberapa kali sebelumnya BMKG mengabarkan adanya gempa susulan di sekitar wilayah Simeulue, dengan magnitude berbeda-beda pada kisaran 5-6 SR.

BMKG juga melaporkan adanya gempa berkekuatan besar di wilayah tersebut. Gempa 8,9 SR terjadi pada pukul 15.38:29 WIB, kemudian dimutakhirkan magnitudenya adalah 8,5 SR.

Kekuatan gempa itu juga membuat BMKG menyampaikan peringatan dini potensi ancaman tsunami di sejumlah perairan Provinsi Bengkulu, Lampung, Aceh, Sumbar, dan Sumut.

Pada pukul 17.43:06 WIB terjadi lagi gempa kuat 8,8 SR dengan kedalaman hanya 10 km. BMKG menyampaikan lagi peringatan dini ancaman Tsunami. Data gempa ini dimutakhirkan kembali kekuatannya 8,1 SR dengan kedalaman 24 km.

Rabu malam, BMKG juga masih menyampaikan informasi beberapa kali gempa berkekuatan tinggi maupun sedang dalam skala Richter di sekitar wilayah Aceh tersebut.

Sebelumnya, BMKG juga menyampaikan adanya gempa 5,3 SR di 143 km tenggara Kepulauan Mentawai, Sumbar pukul 02.24.17 WIB. Gempa  5,3 SR juga terjadi di 193 km barat laut Maluku Tenggara Barat pada pukul 03.09.39 WIB.

Kepala Stasiun Geofisika Kotabumi Lampung, Chrismanto, membenarkan pula bahwa gempa susulan yang terjadi hingga Rabu malam ini, terjadi di wilayah sekitar Provinsi Aceh, di seputaran lokasi gempa sebelumnya.(Ant/BEY)
sumber :  http://www.metrotvnews.com
update::


11 April 2012 23:58:10 WIB
Lokasi :2.50 LU-90.25 BT
Kedalaman : 10 Km
649 km BaratDaya KAB-SIMEULUE-NAD
tidak berpotensi TSUNAMI
 
Lanjutkan untuk membaca" - BMKG: Gempa Masih Terus Terjadi di Aceh

Next

Artikel yang mungkin belum Anda baca

Terbaru

Get this widget here

cartegori

Access 2013 (1) Ada Gangguan Satelit (1) air terjun (2) AIWA AKARI AKIRA (1) alam indonesia (2) alat2 rumahtangga dan listrik (4) Alternatif Channel Dari Telkom 1 (1) aneh tapi langka (1) aneh tapi nyata (3) animasi (4) Antariksa (3) antv (2) artikel ku (1) artis indonesia (1) bagai mana cara mencari kerusakan tv (41) bagian prosesor luminance (Y) (3) BEBERAPA PERSAMAAN IC VERTIKAL (2) Bencana alam (6) BERITA SUKABUMI (1) Berita-tekhnologi (36) bertia sukabumi (4) bisnis (2) bisnis online (7) Biss Key Receiver (1) bmkg (1) book speker (1) brisat (2) bunga aneh (3) bus (1) cara buang virus ponsel (1) cara membuat gemuk (1) Cara mengganti nama blog (2) CARA MERAKIT SEMATIK TV (11) cara serpis dvd (18) CARA SERPIS hP (2) cara service (12) cara service tv(elektronics) (166) cara servis monitor (10) cara setting lewat menu factory tv (13) CHINA BRAND (1) Crara Service Mode Tv (3) crt (3) CTV Polytron (6) daerah (3) dan fb (1) Dekorasi (enetrtainment) (4) digital tv (3) digitec (2) DMX Mixer 192 (1) Dunia (1) dvb (2) DVD programming (14) Excel 2013 (1) Facebook (1) facebook internet (15) facebook timeline (2) feedback destroyer (2) Frekuensi Trans 7 (2) gacun (1) garis besar bagian lemari es (1) garis besar mesin tv (7) garits video gratis audio (9) GOLDSTAR HITACHI JVC LG (3) gratis dwnload (2) html (5) IC (1) imelda (1) intel (1) internasional (8) internet mobile (10) inverter (1) jabar (55) jalan raya (1) jejaring sosial (1) kata kata ucapan selamat tidur yang romantis (3) kata mutiara (1) kecelakaan (13) kerusakan haredware komputer (43) kerusakan lcd monitor (3) KERUSAKAN software TV (8) kerusan tv dan penyebab nya (48) kilas berita (149) kode biskey (1) kode ponsel (1) kode remote. (3) kode servis (4) KODE TV (2) koneksi internet (32) kriminal (1) lampu neon (2) LED Par (1) LGSat Azura HD (1) link ku (1) Link to Twitter (1) macam macam kerusakan tv (23) manca negara (2) manfaat tumbuhan buat kesehatan (12) MENGENAL MENGUKUR KOMPONEN ELEKTRONIKA DASAR (20) menurut penalaman (2) mesum (2) mic wirles (1) Microsoft Office (1) minimax (4) mixser (1) modem (1) MODIPIKASI TV (8) nasional (82) Net TV (1) ninmedia (1) olah raga (1) OneNote 2013 (1) OPTION SETTING tv tcl (1) otomotip (1) Outlook 2013 (1) panasonic (1) PANASONIC POLYTRON (1) parabola (9) Pasang Sendiri Parabola (7) pbt (1) pemancar (2) PERKEMBANGAN ELEKTRONIC (4) persamaan ic (3) PERSAMAAN TR HORIZONTAL (1) photo bugil (1) photo edit (3) pla (1) plash message teks berjalan (1) Playstation (1) plyback (2) politik (1) polytron (10) polytron data servis (5) polytron u slim gambar melengkung. (5) poto (6) poto artis sexi (4) poto sexi (3) power (15) power splay (6) PowerPoint 2013 (1) Project 2013 (1) Publisher 2013 (1) rangkain inverter (3) raster gelap (1) reciver (1) remot control (2) remot tv (2) REMOT UNIVERSAL (1) resistor (4) resistor smd (1) sains (1) saluran tv gratis (1) SAMSUNG SANYO (1) satelit (3) satelit merah putih (1) satelit Rusia Techno (2) Satelit Telkom 3S (3) seputar entertainment (10) serba gratis.cari yg gratis. video baru. mp3.pemutar mp3. mp3 gratis. (13) Service Menu Philips (1) Service Mode LCD Monitor (2) servis lcd monitor (3) SERVIS MODE (10) setelt (2) sharp (2) SHARP SONY TCL (1) siaran tv analog (2) siaran tv digital (3) siaran tv transtv (1) siran FTA (1) skema (3) sms gratis (2) software gratis (3) sound system (15) STB DVB-T2 (1) stelit (1) subwoper (1) Sukabumi (10) susnan perangkat audio di lapangan (1) tan (1) Tanaka Lavender (1) tanaman aneh (3) tcl (4) televisi dan keluarga (7) telkom (1) Telkom Minta Maaf (1) telkom3s (1) telkom4 (1) telkomsel (1) tempat wisata alam (7) Tips Blog/webssite (51) Tips Blog/webssite/html (34) Tips pertanian (6) tips software komputer (56) tips trik elektronic (28) tips trik facebook (11) tips trik komputer (43) TOSHIBA (1) tours (1) trafo (1) Trans 7 Satelit Telkom Hilang Sinyal Ini Frekuensi Baru nya (2) Trans TV (2) trans7 (1) transtistor (5) trapo (5) tutorial blog (7) tv china (14) tv komputer (4) tv lg (4) TV MENU SERVIS KODE (15) TV SHARP Protec (2) tv tcl (1) twetter (1) Twitter (1) ucapan hari raya idul fitri (3) ucapan selamat (4) ucapan selamat hari ibu (1) ucapan selamat hari raya idul adha (1) ucapan selamat tidur buat pacar (2) ucapan selamat tidur untuk kekasih (3) ucapan tahun baru (1) ulang tahun (1) universal (1) Venus Spink Mpeg4/HD (1) video porno (1) Visio 2013 (1) Widget Check Berat Blog (2) Windows 8 (11) Wisata Baharia (3) wisata sukabumi (3) wisaya sukabumi (1) Word 2013 (1)

Entri Populer

close
PopAds.net - The Best Popunder Adnetwork